Bahaya Infeksi Ginjal

Bahaya Infeksi Ginjal .- Infeksi ginjal terjadi karena perpindahannya bakteri dari kandung kemih ke ginjal, yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman atau nyeri. Dan ginjal merupakan organ paling penting di dalam tubuh. Artikel ini akan menjelaskan bahaya infeksi ginjal, simak baik-baik ya.

bahaya infeksi ginjal

Bahaya Infeksi Ginjal

Ginjal merupakan organ penting di dalam tubuh karena berjumlah 2 buah dengan fungsi utamanya sebagai penyaring atau pencuci darah dan melaksanakan fungsi ekskresi (pembuang zat-zat yang tidak berguna).

Infeksi ginjal biasanya merupakan komplikasi dari infeksi saluran kemih, dan bakteri akan memasuki tubuh manusia melalui kulit yang berada di sekitar uretra, lalu menuju kandung kemih sebelum akhirnya menginfeksi ginjal. Mengingat ginjal adalah peran penting dalam kehidupan manusia, kita harus selalu menjaga ginjal kita dalam keadaan sehat.

Tetapi wanita lebih berisiko terkena infeksi ginjal, karena uretra wanita lebih pendek dari uretra pria. Dan kondisi inilah yang membuat bakteri dengan lebih mudah masuk ke kandung kemih. Selain itu, anak-anak juga rentan terkena infeksi ginjal yang terutama bila terdapat kelainan pada saluran kemih sejak lahir atau menderita refluks vesicoureteral yang dimana urine mengalir kembali dari kandung kemih ke ginjal.

Gejala infeksi ginjal

Berikut ini adalah gejala umum yang biasanya muncul pada penderita infeksi ginjal, diantaranya:

  • Bau urine yang tidak seperti biasanya
  • Demam disertai menggigil
  • Mual dan muntah
  • Adanya darah atau nanah dalam urine
  • Mudah merasa kelelahan
  • Diare
  • Kehilangan selera makan

Gejala infeksi ginjal diatas kadang-kadang disertai gejala uretritis (infeksi uretra) atau sistisis (infeksi kandung kemih), yang seperti sensasi nyeri atau terbakar ketika buang air kecil. Frekuensi buang air kecil lebih sering, warna urine gelap, urine berbau tidak sedap, atau bahkan tidak bisa mengeluarkan urine sepenuhnya.

Penyebab Infeksi ginjal

Infeksi ginjal terjadi ketika bakteri dari saluran kemih bagian bawah menyebar hingga ke organ ginjal. Bakteri yang paling umum menyebabkan infeksi adalah bakteri yang berada di kotoran manusia, yaitu E.coli.

Perpindahan bakteri dari anus ke uretra bisa terjadi ketika melakukan hungan seksual. Dan bisa juga ketika membersihan daerah tersebut sesudah buang air besar. Kemudian bakteri E.coli masuk ke uretra yang dapat menyebar naik hinggam sampai ke ginjal.

Selain bakteri E.coli, infeksi ginjal juga bisa terjadi karena bakteri lain atau jamur pada kulit yang menyebar melalui aliran darah lalu masuk ke ginjal. Akan tetapi kondisi ini terlihat jarang, karena hanya terjadi pada orang yang sistem kekebalan tubuhnya yang lemah.

Faktor risiko yang lebih sering mengalami infeksi ginjal

  1. Kondisi bawaan lahir
    Seseorang yang terlahir dengan kelainan pada saluran kemihnya memiliki risiko tinggi untuk terkena infeksi ginjal.
  2. Sistem kekebalan tubuh lemah
    Misalkan dari penyakit diabetes tipe-2 atau HIV/AIDS, dan bisa juga terjadi dari efek samping kemoterapi.
  3. Wanita yang aktip secara seksual
    Hubungan seksual bisa membuat uretra mengalami iritasi yanng mempermudah bakteri masuk ke kandung kemih.
  4. Kerusakan saraf disekitar kandung kemih
    Kerusakan pada saraf atau sumsum tulang belakang bisa membuat seseorang tidak menyadari bahwa infeksi sudah menyebar hingga sampai ke ginjal.
  5. Wanita hamil
    Aliran urine yang dapat menjadi lebih lambat karena perubahan fisik ketika hamil, sehingga bakteri bisa dengan mudah masuk ke organ ginjal.
  6. Konstipasi
    Anak-anak yang mengalami konstipasi memiliki risiko menderita infeksi ginjal.
  7. Pemakaian kateter jangka panjang
    Kateter adalah selang kecil yang dipasang untuk mengeluarkan urine dari kandung kemih.

Komplikasi Akibat Infeksi Ginjal

  1. Abses ginjal
    Terjadinya cairan nanah muncul di dalam jaringan ginjal. Dan kondisi ini yang bisa berakibat serius karena bakteri di dalam abses atau cairan nanah bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti aliran darah dan paru-paru. Dan abses ginjal cenderung terjadi pada orang yang menderita diabetes. Penangan abses yang masih tergolong ringan dapat dilakukan dengan cara pemberian antibiotik melalui infus. Sedangkan penanganan abses yang sudah parah, biasanya dilakukan melalui operasi.
  2. Sepsis
    Kondisi ini dimana infeksi sudah menjalar hingga ke aliran darah. Komplikasi ini bisa berakibat fatal karena bakteri yang berada di aliran darah dapat menyebar ke organ-organ vital lainnya. Gejala yang muncul seperti detak jantung lebih cepat, kebingungan, sesak napas, demam dan lainnya. Dengan begitu sepsis membutuhkan penanganan yang segera dengan pemberian antibiotik untuk menghentikan infeksi.
  3. Gagal ginjal
    Dalam kondisi ini, ginjal tidak bisa berfungsi secara normal. Penanganan gagal ginjal bisa dilakukan dengan dialisis atau transplantasi ginjal.
  4. Pielonefritis emfisematosa
    Dan ini adalah infeksi ginjal yang berat yang mengakibatkan jaringan ginjal rusak dengan cepat. Yang mulanya bakteri ini melepaskan gas beracun dan tertimbun di dalam ginjal. Hampir semua kasus ini terjadi pada penderita diabetes, akan tetapi meski hingga kini penyebabnya belum pasti. Dan penanganannya dengan melalui operasi pengangkatan sebagian atau seluruhan ginjal yang terinfeksi.
  5. Komplikasi pada kehamilan
    Wanita hamil yang mengalami infeksi ginjal bisa mengakibatkan komlikasi yang cukup berbahaya. Jika tidak ditangani, infeksi ini meningkatkan risiko kelahiran prematur dan melahirkan bayi dengan berat badan yang kurang.

Pengobatan infeksi ginjal

Setelah anda diagnosa oleh dokter mengalami infeksi ginjal, pasti akan di berikan antibiotik. Karena untuk mencegah kekambuhan, pemberian antibiotik bisa diteruskan selama 2 minggu. Dan 4-6 minggu setelah pemberian antibiotik, dilakukan pemeriksaan air kemih ulang untuk memastikan bahwa infeksi berhasil di atasi. Pada penyumbatan, kelainan struktur atau batu, mungkin perlu dilakukan pembedahan.

Tetapi selain menggunakan antibiotik, anda juga bisa mengonsumsi obat herbal secara alami yang tidak mengandung bahan kimia atau efek samping apapun. Yang mencegah bahaya infeksi ginjal dengan obat Walatra Jelly Gamat, banyak juga konsumen yang sudah terbantu mendapat perubahan dan kesembuhan secara total. (Baca: Obat Tradisional Infeksi Ginjal)

Semoga artikel bahaya infeksi ginjal ini bisa membantu dan mendapat kesembuhan untuk anda yang menderita penyakit infeksi ginjal. Semoga bermanfaat. Salam sehat

Sumber materi:
https://www.alodokter.com/infeksi-ginjal

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *